Call Us Today! +6222-7796329|atjatinangor@gmail.com

Siswa SMP Al Masoem Berprestasi di India – atJatinangor.com

You are here:///Siswa SMP Al Masoem Berprestasi di India – atJatinangor.com

Siswa SMP Al Masoem Berprestasi di India – atJatinangor.com


image

SUMEDANG – Siswa SMP Al Masoem, Lubba Ailiati berprestasi dalam lomba karya ilmiah remaja Asia-Pacific Conference of Young Scientists (APCYS) 2016, di kampus Amity University Gurgaon, New Delhi, India.

Humas Yayasan Al Masoem Bandung, Asep Dedi Suhendri mengatakan, Lubba Ailiati termasuk sepuluh pelajar putra dan putri Indonesia yang tegabung dalam tim yang mewakili Indonesia.

“Indonesia berhasil memperoleh 2 medali emas, 2 medali perak dan 3 medali perunggu,” kata Asep, di Jatinangor, Kamis (21/7).

Dilaporkan wartawan Kabar Priangan, Azis Abdullah, lomba Asia-Pacific Conference of Young Scientists (APCYS) ke-5 tersebut, kata dia, diselenggarakan sejak17 Juli 2016.

“Kegiatan diikuti oleh sekitar 150 orang ilmuan muda yang berasal dari sepuluh negara dan menghasilkan 120 penelitian dalam bidang fisika, engineering, environmental science, life sciences, dan computer science,” ucapnya. 

Lubba Ailiati, kata dia, siswa kelas VIII SMP Al Ma soem Bandung (sekarang sudah kelas XI) dan hasil penelitiannya bidang engineering (teknik rekayasa).

“Judul penelitiannya bertemakan Designing Liquid Refractive Index Measuring berhasil menorehkan prestasi dan meraih medali perak,” tuturnya.

 

Penelitian Lubba, kata dia, proyek yang dikerjakan secara bersama-sama dengan rekannya yang tergabung dalam KIR – ASIC (Al Ma’soem Science Club) Syauqiyyah Syahlaa. 

Menurutnya, Syauqiyyah Syahlaa merupakan siswa kelas IX (pada saat persiapan dan pelatihan perlombaan) jadi tidak dapat ikut bergabung dengan tim Indonesia dikarenakan tengah mempersiapkan untuk melanjutkan jenjang pendidikannya ke SMA. 

“Dengan hasil penelitian mereka yang dapat meraih prestasi impresif dalam ajang internasional tentu saja membuat mereka berdua sangat bangga,” ucapnya.

Diketahui, kata dia, bahwa sebelumnya Tim Indonesia dibentuk melalui seleksi tingkat nasional yang ketat. 

“Seleksi dengan metode berjenjang, berbagai hasil penelitian dari berbagai siswa dan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dari seluruh Indonesia diperlombakan,” katanya.

Penyeleksian dan pembinaan Tim Indoneisa sendiri, ujar dia menambahkan, dilakukan oleh Center for Young Scientists (CYS) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan berbagai provinsi dan berbagai perguruan tinggi di Indonesia.***

Thu, 21 Jul 2016 @18:09



Source link

By | 2016-07-21T18:09:36+00:00 July 21st, 2016|Berita, Berita Jatinangor|0 Comments

Leave A Comment